Leave a comment

Merawat Motor Matic beda loh…


Ketika kamu memutuskan untuk memilih motor matic sebagai tungganganmu, tentunya kamu kudhu tau bagaimana cara perawatannya. Ternyata, perawatan motor matic itu sangat beda tipe motor manual. Tergantung pula dari cara berkendara, penggunaan oli mesin, daya beban, dan jarak tempuhnya.

Beberapa perbedaan dengan perawatan motor transmisi manual yang tidak dapat diterapkan pada motor matic, yuk kita simak bareng:

1.  Warming up motor dengan standart samping

Jangan memanaskan motor matic dalam keadaan berstandart samping. Beberapa motor matic selain brand Honda memang dapat dihidupkan pada saat saat standart samping dalam kondisi turun. Hal ini membahayakan! Seperti yang kita ketahui, motor matic sekali pelintir gas, dia akan langsung ngacir. Berbeda terbalik dengan motor tipe manual, karena kita bisa menghidupkan motor pada gigi netral atau nol, sehingga ketika motor distarter…dia ngga bakal lari…😀

2.  Penggunaan tipe oli

Yang satu ini kelihatannya sepele, tapi sangat penting. Jangan menyamakan oli mesin tipe motor manual dengan matic. Fungsi oli pada motor bertransmisi manual adalah melumasi bagian mesin, transmisi, dan sistem kopling. Sedangkan pada matic menggunakan sistem kopling kering, sehingga oli mesin motor matic hanya berguna untuk melumasi bagian mesinnya saja. x_x

3.  Menyalakan mesin dengan menggunakan starter kaki sementara motor di-standart samping

Jangan sekali-kali menghidupkan mesin dengan menggunakan standart kaki pada motor matic ketika dalam kondisi distandart samping. Bisa membayangkan…motor kamu bisa jalan sendiri tanpa ada yang mengendarainya, dan itu membahayakan buat kamu maupun orang lain…alias bisa nabrak…😀

4.  Memainkan gas ketika melaju

Bahasa kerennya di kalangan bikers Surabaya adalahh mbleyer, yang artinya memainkan pedal gas pada saat motor kamu melaju dengan menekan tuas kopling. Biasanya dapat diterapkan pada motor sport atau tipe motor cowok. Jika diterapkan pada motor matic…apa ya bisa…?😀

5.  Menghidupan mesin dengan mendorongnya ketia kondisi mogok

Saat motor katic kamu mogok, tidak dapat menggunakan double starter karena accu tekor, dan kamu capek mengengko startert kakinya, jangan sekali-sekalil berfikir untuk menghidupkannya dengan cara mendorong. Tau ngga kenapa? Karena sampe onta ngga bungkuk pun, ngga bakalan hidup tuch motor! Hahaha…🙂

6.  Awasss…untuk matic tanpa engine brake…!

Buat yang doyan touring, dan suka bepergian di daerah pegunungan…biasanya melewati turunan tajam, khan? Nah…di sinilah engine break bekerja! Engine brake dapat diterapkan ketika kamu mengurangi gigi persnelengnya, tapi jangan harap kamu bisa menemukan tuas persneleng pada motor matic kamu😀 so…be aware and becareful ketika kamu melewati turunan tajam dan curam, hehehe…atau pasrah aja dech dengan terpaksa menggunakan rem aja…hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: